CINTA BERTEPUK SEBELAH TANGAN
Namanya cinta bertepuk sebelah tangan memang sangat menyakitkan. Ibaratnya cinta kita ditolak oleh orang lain. Karena orang yang kita cintai menyukai orang lain. Memang menyakitkan sekali. Namun apa boleh buat inilah namanya kehidupan.
Di sisi lain kita dapat pengalaman apa yang kita pernah lakukan. Terkadang pada saat kita flasback ke belakang rasanya ingin ketawa. Betapa konyolnya diri kita melakukan pada saat masa lalu. Namanya juga kehidupan.
Saya sendiri sering sekali mengalami kegagalan cinta karena cinta bertepuk sebelah tangan. Bahkan saya pernah mengalami keterpurukan. Keterpurukan saya karena papa saya di tahun 2007 meninggal. Jujur saya sangat kehilangan sosok seorang pemimpin di rumah. Pada saat papa saya masih hidup. Saya sering dimarahin terus. Di saat papa saya tidak ada saya benar-benar kehilangan tidak ada yang memarahi saya di rumah. Maklumlah saya sudah kebiasaan diperlakukan begitu. Sekarang mama saya yang sering ngomel-ngomel,marah-marah dsb. Harap maklum namanya orang tua. Orang tua memarahi kita tandanya sangat menyayangi diri kita. bagaimana pun mereka adalah ortu kita.
Saya baru pertama kali menyukai seseorang sejak lulus SMA. Sejak pertama kali saya memandang orang tersebut. Saya secara reflek ingin sekali mendekati orang tersebut. Namun sayang cinta saya bertepuk sebelah tangan. Lengkaplah penderitaan dan juga kesedihan saya. Waktu pertama kali cinta saya bertepuk sebelah tangan. Alhamdulillah perasaan sakit hati dsb hilang. Saya berusaha bangkit kembali. Namaun sejak itulah setiap saya menyukai seseorang selalu bertepuk sebelah tangan.
Saya sempat bertanya kepada Alllah SWT sambil mengeluarkan air mata. Saya mengatakan " Ya Allah kenapa hidup aku ini selalu begini. Kenapa Hambamu selalu mendapatkan kehidupan penuh cobaan. Kapan penderitaan Hamba-Mu berakhir???? Haba-Mu sudah gak kuat''. Setiap sebelum tidur saya always berdoa kepada Allah SWT.
Allah SWT selalu mengerti,memahami semua perasaan hati saya. Saya sangat bersyukur kepada Alllah SWT.
Berikut ciri-ciri cinta tak berbalas sebagain berikut
1. Malas Melihat Wajah Kita
2. Pesan Diterima, tapi Nggak Dibalas
3. Ada Orang Lain
4. Gebetan Menunjukkan Rasa Nggak Suka
Cara mengobati cinta bertepuk sebelah tangan
1. Sadari kenyataan hidup
2. Gunakan nalar secara baik
3. Tetap berpikiran positif
4. Bukalah lembaran baru
5. Jangan memvonis diri sendiri
6. Menyibukkan dalam kegiatan yang disukai
7. Carilah teman atau sahabat yang bisa diajak sharing
8. Memiliki keyakinan bahwa akan ada jodoh yang terbaik
9. Tidak perlu mengungkit-ungkit cerita masa lalu
10. Tekun berdoa
Berndt menyebut chemistry masih merupakan hal terpenting pada hubungan. Chemistrylah yang menurut Berndt bisa memantik api cinta antara seorang pria dan perempuan. Berndt juiga menyarankan kamuAnda mempercayai insting dan mekanisme diri, karena hal itulah yang akan membimbing kamu bertemu orang yang tepat.
"Selama kamu tak mengubah mekanisme seleksi pria, Anda akan terus patah hati, lagi dan lagi. Jadi coba perhatikan petanda, insting, dan tidak main-main dengan itu," kata dia.
Kunci untuk menemukan cinta sejati, kata Berndt, adalah menemukan mekanisme seleksi yang pas untuk diri kamu. Tak perlu mengubah gaya berpakaian, sifat, atau cara berbicara kamu untuk menarik perhatian orang.
Jika memang merasa cocok dan nyaman, pria bakal tak mempermasalahkan berat badan kamu, atau sikap bawel pasangannya. Ketika chemistry itu ada, baik Anda maupun pasangan juga akan berubah lebih baik secara alamiah. Komitmen pun akan hadir di antara kamu berdua.
Berndt menyebut sejumlah cara yang bisa mengubah mekanisme kamu dalam memilih pasangan yang tepat. Namun faktanya, dalam pikiran kamu sendiri sudah ada mekanisme seleksi. Sayangnya hal itu kerap Anda abaikan, sehingga Anda sakit hati belakangan.
1. Petakan kebiasaan buruk Anda dalam berhubungan atau kencan selama ini.
2. Jangan abaikan mimpi dan keinginan Anda.
3. Berkontemplasi.
Satu hal yang mesti kamu tahu, kamu layak mendapat pasangan yang juga menyayangi kamu. Dan itu bisa Anda dapatkan jika menggunakan mekanisme memilih pasangan yang tepat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar